Selasa, 19 Mei 2026

Not Love

 


Aku pernah bertanya pada diriku sendiri

"Apa aku pernah benar-benar mencintai laki-laki?"

Sepanjang hidup, perjalanan, perkenalan dengan beberapa pria, aku merasa belum benar-benar menemukan cinta

Entah aku tidak bisa merasakannya atau aku tidak mau merasakannya

Setiap kali ada yang memberikan rasa yang tulus, aku merasa itu beban yang besar

Entah kenapa itu terasa seperti beban

Aku tidak ingin menanggungnya malah memilih melepasnya

Dan terus merasa kosong

Terakhir kali aku mencoba igin percaya pada seseorang, tak berjalan sesuai rencana

Ternyata dia sama saja bajingannya

Sedikit ku sadari, kenakalan yang aku lakukan selama ini, mungkin pengalihan dari trauma yang pernah ku alami

Tidak ada yang tau trauma karena apa, karna tak pernah ku ungkap, orangtua ku pun tidak

Mungkin mereka menganggap aku sudah lupa kejadiannya, karna aku masih kecil

Nyatanya itu masih ku ingat jelas

Mungkin bertahun-tahun kepergianku dari kampung halaman, alam bawah sadarku yang menyuruh untuk pergi

Sepertinya tidak bekerja dengan baik

Tidak membuat ku lupa

Dan sekarang aku terkurung di sini

Diam membisu, menyesali yang pernah ku lakukan

seperti kata Hindia

"Pindah berkala rumah ke rumah, berharap bisa berujung indah, walau akhirnya harus berpisah, terimakasih karna ku tak mudah" 

Minggu, 17 Mei 2026

Depression



Aku merasa depresi akhir-akhir ini

Mengurung diri di kamar

Tidak tahu apa yang harus dilakukan

Sepertinya ibu ku tahu

Tapi dia hanya diam , tidak bertanya

Dan terus melanjutkan rutinitasnya seperti biasa

Aku hanya ingin menangis sambil di peluk tanpa ditanya apapun

Tapi terakhir kali aku keluar dan berencana melakukan itu, semua tidak berjalan lancar

Lalu ku putuskan lebih baik aku di kamar saja

Menangis dan memeluk diriku sendiri

Tadi malam aku agak sedikit menaikkan suara ku saat ibu mengajak ku bicara

Aku sadar itu salah, tapi aku tidak bermaksut begitu, hanya aku sedang tidak ingin bicara

Pagi ini aku terus tidur dan terbangun saat matahari sudah diatas kepala

Rumah sudah kosong

Ku sadari kami tinggal berdua

Dan itu membuat ku semakin depresi

Kemelut masa lalu masa depan yang menjadi satu menciptakan benang kusut yang sulit diurai

Bukan berarti tak mungkin, tapi belum ku temukan caranya

Berdamai itu tak semudah diucap bibir

Apalagi aku tidak tahu mulai dari mana

Kamis, 16 Oktober 2025

Mengapa mantan sering disingkat menjadi Ex?



Mengurai 'EX': Mengapa Mantan kombinasi dari example, experience, exam, expired

Kata "mantan" atau yang lebih ringkas dan populer dalam bahasa gaul, "Ex," adalah salah satu label hubungan yang paling universal dan sering dibicarakan. Secara etimologi, "Ex" adalah kependekan dari prefiks bahasa Inggris yang berarti "bekas" atau "dahulu" (seperti ex-boyfriend atau ex-girlfriend). Namun, di luar definisi kamus, penggunaan Ex seolah memiliki makna filosofis yang lebih dalam, merangkum seluruh siklus hubungan yang telah berakhir.

Jika dianalisis secara jenaka namun mendalam, empat kata kunci yang dimulai dengan 'E' dan 'X'—Example, Experience, Exam, dan Expired—menjadi fondasi logis mengapa seseorang yang pernah menempati ruang di hati kita layak disebut Ex.

1. E-X: Memberikan Contoh (Example)

Setiap mantan adalah sebuah Example (contoh) yang berjalan. Hubungan yang telah berakhir, terlepas dari bagaimana akhirnya, selalu menyajikan model konkret tentang apa yang berhasil dan apa yang gagal dalam sebuah kemitraan.

 * Contoh Positif: Dia adalah contoh pasangan ideal yang mengajarkan arti kesabaran atau dukungan emosional. Ini menjadi tolok ukur (standar) bagi hubungan masa depan.

 * Contoh Negatif: Dia adalah contoh red flag (tanda bahaya) yang tidak boleh diabaikan. Contoh ini mengajarkan batasan diri dan standar yang tidak boleh ditoleransi lagi.

Singkatnya, Ex meninggalkan cetak biru yang membantu kita membentuk preferensi dan prinsip dalam memilih pasangan selanjutnya.

2. E-X: Menawarkan Pengalaman (Experience)

Tak ada sekolah yang lebih baik dalam urusan hati selain menjalin hubungan itu sendiri. Mantan adalah gudang Experience (pengalaman)—semua suka duka, tawa, air mata, dan pertengkaran yang membentuk karakter kita.

Setiap momen yang dibagi adalah kurikulum emosional: bagaimana cara berkomunikasi saat marah, bagaimana cara bernegosiasi tentang rencana masa depan, hingga bagaimana cara bangkit dari patah hati. Pengalaman ini membentuk kita menjadi individu yang lebih matang, tahu betul apa kebutuhan dan kelemahan diri saat berinteraksi dalam ikatan romantis.

3. E-X: Menguji Kedewasaan Diri (Exam)

Pada dasarnya, setiap hubungan jangka panjang adalah sebuah Exam (ujian) yang berkelanjutan. Hubungan menguji sejauh mana kita mampu menyeimbangkan kebutuhan pribadi dengan kebutuhan pasangan, menguji kemampuan kita menghadapi konflik, dan menguji komitmen kita di tengah godaan.

Ketika hubungan berakhir, ujian sesungguhnya datang: ujian move on, ujian menghadapi kesendirian, dan ujian untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Mantan adalah saksi bisu, sekaligus alat ukur, seberapa lulus kita dalam menghadapi ujian hidup dan cinta yang paling fundamental.

4. E-X: Status yang Kadaluarsa (Expired)

Dan akhirnya, status yang paling definitif: hubungan itu telah Expired (kadaluarsa). Ibarat label pada produk, tanggal kedaluwarsa ini menandakan bahwa ikatan romantis telah mencapai batas waktu fungsionalnya.

Kata Expired memberikan penegasan final yang netral secara emosional: masa berlaku telah habis, dan kini saatnya membuang kemasan lama dan mencari yang baru. Label Ex tidak lagi mendefinisikan siapa kita, melainkan hanya berfungsi sebagai penanda masa lalu, sebagai babak yang telah ditutup dalam buku kehidupan.

Oleh karena itu, penyebutan "Ex" jauh lebih dari sekadar singkatan. Ini adalah pengakuan puitis bahwa mantan adalah sosok yang sangat penting dalam perjalanan hidup kita. Mereka adalah Contoh yang kita ikuti atau hindari, Pengalaman yang memperkaya batin, Ujian yang melatih mental, dan sebuah status yang kini telah Kadaluarsa, memberi ruang bagi lembaran baru yang lebih baik.


Sabtu, 15 Februari 2025

Orang Tua Ku Tidak


Usiaku memang masih muda  

Tapi orang tua ku tidak  

Perjalanan hidupku memang masih panjang  

Tapi orang tua ku tidak  


Masih banyak yang ingin ku lalui  

Tapi mereka sudah banyak yang terlewati  

Aku masih ingin belajar banyak hal  

Tapi mereka sudah lelah dengan waktu yang berlalu  


Aku masih selalu sehat

Tapi orang tua ku berkelahi dengan sakit

Aku masih mencari jalan hidup  

Tapi mereka sudah menapakinya dengan penuh cerita

Jodohku belum juga datang  

Tapi waktu terus saja berjalan  

Perjalanan cinta ku masih jauh  

Tapi orang tua ku semakin dekat pada senja  


Aku masih menunggu dengan sabar  

Tapi mereka sudah banyak yang dilewati  

Aku masih mencari yang terbaik  

Tapi mereka khawatir waktu terus berlari  


Harapan ini terus terjaga  

Namun umur orang tua tak bisa menunggu  

Jodohku mungkin belum tiba  

Tapi aku percaya, Tuhan tahu waktu yang tepat untuk kita

Kamis, 22 Agustus 2024

What is Love?


Sex is not love, going on dates is not love, talking to someone 24/7 is not love, staying up all night for someone is not love

love is someone who sees the harsh side of you and still chooses to love you

someone who makes things happen for you when you can't

someone who holds you and calms you down as tears pour out of you eyes,

it's someone voicing all the good things about you when all you see is the bad

it's someone who makes sure you're okay

its someone thinks about you every night and every single day

it's someone who's constantly pouring themselves into you

that's what love is

Jumat, 28 Juni 2024

Sisa Rasa


Teringat masa dimana aku begitu menyayangimu begitu merindu mu
Sangat menggebu

Hingga perasaan itu membuatmu semakin menjauh
Waktu itu aku begitu bodohnya tak memahami apa sebenarnya maumu
Harusnya aku sadar, dengan segala penolakan yang kau berikan
Harusnya aku sadar untuk pergi segera
Namun lucunya aku malah semakin mengejarmu

Tak terasa beberapa tahun sudah berlalu sejak pertama kali kita bertemu
Banyak hal sudah dilewati
Banyak tangis yang sudah tertumpah, banyak tawa yang sudah mewarnai dan banyak amarah  juga sudah menghiasi perjalanan kita
Sekarang disaat rasa yang tinggal sisa-sisa ini, kamu malah bersikap sebaliknya

Mulai mengejarku, mulai mencariku, mulai merindukan aku
Namun bagaimana aku bisa membalasnya?
Rasaku tinggal sisa, seperti sisa air kopi yang menempel di gelas dan hampir mengering
Tinggal dicuci dan semua hilang tak ada bekas

Namun kenapa aku terus bertahan dan berbohong padamu?
Karena aku takut, takut kamu hilang kendali, takut kamu menangis, takut aku mengecewakanmu
Yah padahal aku sadar juga, dengan aku terus bersandiwara seperti ini, malah akan semakin membuatmu sakit

Apa perasaan seperti ini yang kamu rasakan dulu, sewaktu aku mengejar kamu
Risih saat dihubungi
Malas balas pesan
Tidak ada gairah untuk bertemu
Setelah bertemu pun terasa biasa saja

Yah tapi setidaknya aku tak sejahat kamu dulu, yang sama sekali tidak ada inisiatif untuk menghubungi balik setelah tak menjawab telepon

 

Desember 2023

Bogor

Rabu, 01 November 2023

Kenapa?

Kenapa masih sakit ya?

Kenapa mataku berkaca kaca?

Padahal hanya bertanya kabar lewat kata

Tak ada bertatap muka


Padahal aku yang bilang tak apa

Sakit yang dikatakan orang-orang itu jadi nyata

Sekarang aku merasakannya

Akhirnya air mataku mengalir tanpa aba-aba


Tanpa sadar rangakain kata ini masih tentang dirinya

Banyaknya bulan yang sudah dilalui, ternyata masih belum berdamai juga

 
Copyright © 2014 PECANDU KATA.